Minggu, 07 April 2013

Sistem Operasi Linux Ubuntu di dalam sebuah Virtual Box


Linux adalah sistem operasi yang berevolusi dari sebuah kernel yang diciptakan oleh Linus Torvalds ketika beliau masih menjadi mahasiswa di Universitas Helsinki. Linux bukanlah sebuah program seperti pengolah kata dan bukan juga merupakan seperangkat program seperti office suite dan lain-lain. Linux adalah sebuah antarmuka antara komputer / hardware server, dan program-program yang bekerja pada Linux. Linux adalah sistem operasi sebagai alternatif untuk sistem operasi lain, seperti Windows, Mac OS, MS-DOS, Solaris, dan lain-lain.
Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice.

untuk informasi lebih lengkap klik disini
www.polsri.com

Sabtu, 16 Maret 2013

Menggunakan Task Manager

Windows Task Manager (TaskMgr) adalah sebuah aplikasi Task Manager disertakan dengan keluarga Microsoft Windows NT dari sistem operasi yang menyediakan informasi rinci tentang kinerja komputer dan menjalankan aplikasi, proses dan penggunaan CPU, melakukan informasi muatan dan memori, aktivitas jaringan dan statistik, log-in pengguna, dan sistem pelayanan. Task Manager juga dapat digunakan untuk menetapkan prioritas proses, afinitas prosesor, secara paksa menghentikan proses, dan mematikan, Aktifkan Ulang, hibernasi atau log off dari Windows. Windows Task Manager diperkenalkan dengan Windows NT 4.0. Versi sebelumnya dari Windows NT termasuk aplikasi Task List, yang memiliki fitur jauh lebih sedikit. Daftar tugas mampu pencatatan proses yang berjalan saat ini dan membunuh mereka, atau membuat proses baru. Pada Windows XP saja, menu Shutdown juga hadir yang memungkinkan akses ke Siaga, Hibernasi (en : Hibernation), Menonaktifkan (en : Shut Down), Aktifkan ulang (en : Restart), Log Off dan Beralih Pengguna (en : Switch User).


dalam hal ini, kita akan membahas
- Monitor Prosessor dan Memory
- Mengakhiri Suatu Servis
untuk mengetahui langkah-langkah nya secara lengkap maka klik disini

Menggunakan Perintah - Perintah DOS



Perintah DOS adalah perintah-perintah yang dapat dijalankan di dalam [sistem operasi]] DOS. Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua jenis perintah, yakni:
Perintah internal (internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja.
Perintah eksternal (external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND.COM, dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif.

Menampilkan Informasi Komputer



Cara Mengetahui Spesifikasi Komputer .Informasi hardware sering kali jadi pertanyaan kita sendiri ketika kita akan mengupgrade salah satu hwardware pada komputer kita atau saat teman ada yang menanyakan spesifikasi komputer/laptop anda .

Tentunya biasanya kita melihat spesifikasi dari komputer itu melalui my computer -> propertis , hanya saja informasi yang diperoleh melalui cara itu kurang detail . Pada postingan kali ini saya akan posting tentang 3 softwareCara Mengetahui Spesifikasi Komputer anda .

untuk mengetahui langkah langkah dalam membuka
- kapasitas prosessor, memori dan hardisk
- hardware yang terpasang
klik disini
www.polsri.ac.id

Konfigurasi jaringan

Langkah – Langkah dalam setting IP dan DNS :
1. Kita terlebih dahulu membuka menu network connections, dengan cara klik start, pilih control panel, kemudian pilih network connetions.


Gambar 1. Tampilan Network Connections

2. Kemudian kita pilih device yang akan kita atur IP dan DNS nya dengan cara mengklik kanan pada device tersebut kemudian pilih properties. Setelah itu akan keluar tampilan Local Area Connection properties kemudian kita pilih internet protocol (TCP/IP), lalu klik properties.



Gambar 2. Tampilan Local Area Connections properties


3. Berikutnya akan keluar pengaturan internet protocol (TCP/IP), kita tandai pilihan Use the folowing IP address, kemudian isi IP address, subnet mask, dan default gateway. Setelah itu tandai pilihan Use the folowing DNS server address, kemudian isikan Preferred DNS server dan Alternate DNS servernya. jika sudah klik OK.



Gambar 3. Pengisian IP Address dan DNS server address




Untuk selengkapnya silahkan download disini....



www.polsri.ac.id